K H A S I A T T E H
by. Shinta Ferlina
Teh sejak dahulu dikenal sebagai minuman yang memiliki khasiat terhadap kesehatan. Secara umum terdapat dua jenis tanaman teh, yaitu teh Cina (Camelia Sinensis) yang berasal dari daratan Cina dan teh Assam (Camelia Assamica) yang berasal dari Srilanka. Dari cara pemrosesannya, teh terbagi menjadi tiga, yaitu teh hijau, teh hitam, dan teh oolong.
JENIS TEH
TEH HIJAU dihasilkan tanpa proses fermentasi. TEH OOLONG dihasilkan dengan menggunakan semifermentasi (fermentasi tidak sempurna), sedangkan TEH HITAM adalah hasil fermentasi sempurna. Proses fermentasi menyebabkan senyawa polifenol di dalam teh teroksidasi sehingga menyebabkan kandungannya menurun. Karena itu kandungan polifenol tertinggi terdapat pada teh hijau dan terendah pada teh hitam. Teh hijau kurang begitu disukai karena rasanya yang agak sepat. Sebaliknya, teh yang banyak dijumpai di pasaran adalah teh hitam yang memiliki rasa agak pahit. Sedangkan teh oolong yang berwarna kuning keemasan memiliki rasa manis, tidak sesepat teh hijau, dan tidak sepahit teh hitam.
KANDUNGAN KIMIA
Teh mengandung senyawa polifenol yang di dalam tubuh, dapat membantu kinerja enzim superoxide dismutase (SOD) untuk melawan radikal bebas. Teh juga mengandung alkaloid dan mineral yang berkhasiat bagi kesehatan. Mineral penting di dalam teh adalah fluor (F) yang bagus untuk kesehatan gigi. Sedangkan kandungan kafein (alkaloid) dalam teh membantu memperlancar air seni.
KHASIAT
- Hasil penelitian menyebutkan bahwa kandungan senyawa polifenol yang tinggi dalam teh hijau berperan sebagai pelindung terhadap serangan kanker karena dapat menetralkan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker payudara.
- Teh juga bermanfaat untuk mengatasi diabetes dan berbagai komplikasinya termasuk terjadinya katarak.
- Teh dapat meningkatkan kerja insulin didalam tubuh. Dari hasil penelitian disebutkan bahwa dengan mengkonsumsi teh hijau, teh hitam ataupun teh oolong dapat meningkatkan aktifitas insulin sampai 15 kali. Hal ini disebabkan karena teh mengandung suatu komponen aktif yang dinamakan epigallocatechin gallate.
TIPS PENYAJIAN
Untuk memelihara kesehatan dianjurkan mengkonsumsi teh hijau sebanyak 3 - 5 cangkir per hari. Teh juga dapat dicampur dengan susu. Hal ini juga bermanfaat karena dengan penambahan susu dapat mengurangi efek samping akibat sejumlah unsur yang terkandung dalam teh. Orang yang meminum teh tanpa susu relatif memiliki kadar oksalat yang tinggi. Penimbunan oksalat ini pada sebagian orang dapat menyebabkan penyakit ginjal. Resiko tersebut dapat dikurangi dengan campuran susu pada teh. Sebab, kalsium pada susu akan menyatu dengan oksalat dan mendorongnya keluar melalui saluran pembuangan secara normal.
Untuk mendapatkan khasiat optimal jangan menyeduh teh terlalu lama. Sebaiknya waktu untuk menyeduh adalah 2-3 menit. Semakin lama teh direndam, maka kafein dalam teh akan semakin terekstrak sehingga terjadi oksidasi. Untuk mendapatkan teh yang lebih pekat dilakukan dengan menambahkan takaran daun teh, bukan dengan memperlama waktu penyeduhan.
r4h4n - khasiat tempe